Istilah tauhid memang telah menjadi istilah yang sangat populer
di tengah masyarakat muslim. Namun tak sedikit yang memahaminya dengan
pemahaman yang salah.
Makna tauhid yang sebenarnya adalah mengesakan Allah pada sesuatu yang menjadi kekhususan-Nya baik Rububiyah, Uluhiyah, atau Asma serta Sifat-sifat-Nya.
Rububiyah artinya penciptaan alam, kepemilikan serta pengaturannya. Uluhiyah artinya ibadah, sementara Asma dan Sifat artinya nama-nama Allah I serta sifat-sifat-Nya yang sangat baik dan agung sebagaimana yang Allah I tetapkan dalam kitab-Nya atau yang Rasul-Nya tetapkan dalam haditsnya (lihat Al-Qaulul Mufid 1/hal 9,14,16 oleh Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin)
Makna tauhid yang sebenarnya adalah mengesakan Allah pada sesuatu yang menjadi kekhususan-Nya baik Rububiyah, Uluhiyah, atau Asma serta Sifat-sifat-Nya.
Rububiyah artinya penciptaan alam, kepemilikan serta pengaturannya. Uluhiyah artinya ibadah, sementara Asma dan Sifat artinya nama-nama Allah I serta sifat-sifat-Nya yang sangat baik dan agung sebagaimana yang Allah I tetapkan dalam kitab-Nya atau yang Rasul-Nya tetapkan dalam haditsnya (lihat Al-Qaulul Mufid 1/hal 9,14,16 oleh Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin)



